Perbedaan Oli otomotif dengan Oli Motor

Perbedaan Oli otomotif dengan Oli Motor

Oli sangat penting untuk kelancaran fungsi mesin baik sepeda motor maupun mobil. Namun memiliki berbagai jenis viskositas dan harus dipilih secara sesuai. Dulu, oli mesin yang digunakan di mobil dan motor sangat bervariasi karena berbagai faktor. Saat ini, oli untuk mobil dan motor telah diproduksi dengan alat yang bisa menggunakan oli apapun tanpa efek buruk.

Oli etalase berjejer tips

Oli motor Vs  Oli otomotif

Meskipun keduanya dapat digunakan dalam sepeda motor, mesin mobil berfungsi secara berbeda dan memerlukan minyak yang diformulasikan secara khusus untuk mesin ini. Dibandingkan dengan mesin mobil dan oli sepeda motor yang mahal harganya. Sebagian besar sepeda motor mencakup beberapa faktor penting yang memungkinkan kinerja dan daya tahan sepeda motor lebih baik. Oli mobil cukup murah dibanding motor. Beberapa perbedaan utama antara kedua jenis ini diuraikan di bawah ini.

Viskositas: Dibandingkan dengan kendaraan dan sepeda motor lebih tipis meski kedua oli ini tergolong dengan viskositas yang sama. Hal ini dibuat lebih tipis sehingga memberikan pelumasan lebih baik dan mudah untuk bagian internal kecil pada motor.

Harga: Ini cukup mahal dibanding oli mobil karena sangat halus. Sepeda motor benar-benar halus sehingga memberikan pelumasan lebih baik dan mudah lewat melalui komponen internal kecil di dalam kendaraan. Karena memerlukan proses penyulingan yang diperpanjang, ini cukup mahal dari jenis standar oli mesin. Namun, penting untuk membeli oli sepeda motor untuk kendaraan karena menjamin kinerja yang lebih baik dan daya tahan mesin yang lebih tinggi.

Pengurangan panas: Dibandingkan dengan oli otomotif, oli ini dirancang untuk mengurangi jumlah panas yang dihasilkan di bagian dalam mesin. Apalagi panas dihasilkan di focal point di mesin ini dibanding mesin mobil.

Minyak yang diformulasikan secara khusus: Dibandingkan dengan mobil, sepeda motor memerlukan diformulasikan secara khusus saat minyak turun lebih cepat di sepeda karena pemasangan gigi yang terus menerus. Jadi semua motor oli dirancang dan diformulasikan khusus untuk sepeda.

Aditif yang berbeda: Otomotif tidak mengandung zat aditif yang ada pada minyak motor. Berbagai jenis aditif seperti PTFE atau Teflon termasuk dalam hal ini untuk mengurangi panas dan gesekan yang berlebihan. Ini dilapisi ke roda gigi kendaraan.

Gesekan: Minyak mesin yang digunakan dalam sepeda membantu mengurangi gesekan dan dengan demikian mencegah selip kopling. Oleh karena itu dapat digunakan secara efektif pada kendaraan dengan cengkeraman minyak basah. Tapi mesin mobil jarang bisa digunakan untuk mengurangi selip atau gesekan.

Namun, bila terkena tekanan dan panas yang ekstrem, kedua jenis oli mesin ini pecah yang selanjutnya menyebabkan penipisan minyak. Kemudian gagal untuk melumasi mesin secara efektif.

Saat ini dengan perkembangan teknologi di berbagai bidang, berbagai jenis oli mesin tersedia dengan mudah di sebagian besar toko online. Minyak sintetis adalah jenis lain dari minyak otomotif yang digunakan di sebagian besar kendaraan saat ini.

Sumber dari Anamika Swami

Tags:

  • Show Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

comment *

  • name *

  • email *

  • website *

You May Also Like

Mobil Bekas dan Mitos

Mobil Bekas dan Mitos

  Pertama, mari kita menghilangkan mitos yang sering klise dikaitkan dengan mobil bekas. Apa ...

Sejarah tentang oli merk Mobil

Sejarah tentang oli merk Mobil

  Sejarah salah satu merek paling terkenal di dunia, Mobil. Pencipta mungkin salah satu ...

Memilih mobil untuk Pria baru berkeluarga

Memilih mobil untuk Pria baru berkeluarga

  Suatu hari, Anda bangun dan menyadari bahwa pembayaran hipotek untuk rumah dan membeli ...